Perhiasan

Siapa bilang kita tidak suka perhiasan, terutama para kaum hawa. Kaum hawa yang memiliki naluri keindahan sangat ingin sekali pada dirinya melekat perhiasan sebagai accessories untuk tampil lebih anggun dan percaya diri. Walau yang baju yang dipakai adalah pakaian mahal tapi tanpa accessories perhiasan menjadi ada sesuatu yang kurang yang menyebabkan diri kaum hawa tidak “pede” menghadapi orang atau menghadiri suatu acara pesta. Itulah perhiasan amatlah berfungsi buat kaum hawa.

Bagaimana dengan kaum adam. Kaum lelaki biasanya selalu tampil apa adanya. Namun orang yang memandang atau bisa juga dirinya yang memandang dirinya sendiri ada sesuatu yang perlu dibumbui sedikit accessories sebagai hiasan yang melekat pada tubuhnya. Sebut saja sebuah jam tangan yang semakin menambah penampilan sang lelaki menjadi lebih smart. Tambah sedikit lagi sebuah kacamata yang semakin menambah keren penampilannya. Itulah perhiasan sang adam dalam penampilan tubuh.

Lantas bagaimana dengan kendaraan. Para penggemar kendaraan selalu ada saja ide-ide kreatif untuk memoles dan menambah kendaraan agar kelihatan berbeda dengan yang lain sehingga dirasakan layaknya rumah kedua untuk beraktifitas di luar. Full music didesign untuk bisa merasakan relaks tatkala pulang kerja dengan berkendara sambil menikmati alunan musik yang terasa nikmat, hampir semua alunan alat musik terdengar jelas karena mahalnya accessories mobil yang dibelinya.

Tidak lepas dari itu semua, rumah tempat tinggal kita pun tidak lepas dari hiasan-hiasan agar terasa nikmat saat kita berada di rumah. Ada pepatah yang mengatakan “Rumahku adalah Surgaku”. Semua orang pasti akan sepakat kalau ingin memiliki rumah yang enak huni, tentram dan bahagia. Design tata ruang diatur sedemikian rupa untuk bisa menikmati surga mungil ini.

Nah, itu semua pengantar dari saya, lantas apa sih hakekat perhiasan dalam kehidupan ini yang seharusnya diperjuangkan juga oleh semua orang untuk memilikinya karena ini juga menjadi accessories dalam perjalanan hidup kita.

Nanti akan saya jelaskan secara detail kalau ada waktu untuk menjelaskannya. Inilah hiasan kehidupan kita :

Menjaga harga diri dari meminta-minta adalah hiasan kefakiran.

Syukur adalah hiasan kekayaan.

Sabar adalah hiasan bagi ditimpa musibah.

Tawadlu’ adalah hiasan kebangsawanan.

Kefasihan adalah hiasan kalam atau pembicaraan.

Hafalan adalah hiasan periwayatan.

Tidak sombong adalah hiasan ilmu.

Perbuatan yang baik adalah hiasan akal.

Wajah yang berseri-seri adalah hiasan kedermawanan

Tidak mengungkit perbuatan-perbuatan yang baik adalah hiasan kebaikan.

Khusyuk adalah hiasan sholat.

Menginfakkan sesuatu tanpa terasa berat adalah hiasan qonaah

Meninggalkan hal-hal yang tidak berguna adalah hiasan wara’

Itulah semua hakikat hiasan dan perhiasan.

@W

~ oleh Abdul Wahid di/pada Kamis, 3 April, 2008.

Tinggalkan Balasan